Kamis, 12 Agustus 2010

JANGAN SIA-SIAKAN KESULITANMU

Mario Teguh Super Note
Sahabat Indonesia yang super,

yang sedang menjadikan apa pun yang terjadi padanya sebagai alasan bagi keberanian-keberanian barunya.

Apa pun yang terjadi kepada Anda akan menguatkan Anda, jika Anda tidak menggunakannya untuk melemahkan diri Anda sendiri.

Mudah-mudahan sapa saya di Sabtu pagi yang damai ini, menjumpai Anda dalam kegembiraan bersama keluarga dan kerabat terkasih.

Tanpa terasa hari telah menjadi Sabtu lagi, menjelang akhir dari bulan Maret, yang berarti hampir seperempat dari tahun yang baru ini telah menjadi masa lalu.

Kita semakin menua, tetapi tidak semua dari kita menjadi lebih mampu dan lebih bijak.

Kita semua menua, melupa, melemah, dan melambat.

Sehingga, harus ada yang kita lakukan untuk menjadi pribadi
yang menua tetapi sehat dan awet muda,
yang melupa untuk hal-hal yang tidak perlu - tetapi sangat ingat hal-hal yang penting,
yang melemah secara fisik tetapi menguat dalam intelek dan kebijakan,
dan yang melambat dalam gerakan tetapi cepat dalam pertumbuhan nilai dalam pelayanan dan kemandirian finansial.


Sahabat saya yang sama haknya untuk mencapai sebesar-besarnya impiannya,

Berikut adalah sebuah Super Note yang saya susunkan untuk penikmatan di ruang keluarga MTSC yang ramah dan santun ini, mengenai keharusan kita untuk menyikapi masalah dan kesulitan dengan cara yang justru memperkuat kita.

Bukan yang terjadi kepada Anda, tetapi yang Anda lakukan karena yang terjadi kepada Anda-lah - yang menentukan kualitas dan ukuran kebesaran kehidupan ini.

Please kindly enjoy, absorb, and apply.

………..

MARIO TEGUH SUPER NOTE
JANGAN SIA-SIAKAN KESULITANMU

………..




==klik images==



Sahabat saya yang baik hatinya,

Saya mohon Anda membaca kalimat-kalimat yang berikut ini, seperti Anda sedang menasehatkannya kepada seorang adik yang masih muda.

………..

Adikku yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
agar aku melebihkan kasih-sayangku kepadamu,

ini yang ingin aku sampaikan kepadamu,

Janganlah engkau menyia-nyiakan kesempatan untuk menjadikan dirimu lebih baik dan lebih kuat.

Jangan sia-siakan kesulitanmu.


Kapan lagi-kah engkau akan memikirkan perbaikan pada sikap, pikiran, dan cara-caramu, jika tidak di dalam masa di mana engkau mengalami kesulitan?

Apakah ada waktu lain yang lebih subur bagi kesungguhanmu untuk meningkatkan kualitas dirimu, selain saat engkau berada dalam kesulitan?

Apakah doamu dalam masa gembiramu bisa mengalahkan kekhusukan dari doamu saat engkau menderita?

Dan,

Kapankah engkau lebih sadar mengenai keharusan untuk menjadi pribadi yang kuat, selain dalam masa sulit-mu?

Masa sulit adalah masa yang paling menuntut pembuktian kemampuanmu untuk memperbaiki diri.

Jika engkau berhasil keluar dari kesulitanmu, itu berarti engkau telah tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat daripada dirimu sebelum kesulitan itu datang.

Syukurilah kesulitan, karena ia merampas semua hal yang tidak berguna dari perhatianmu, agar engkau menggunakan semua waktu dan tenagamu hanya untuk yang baik dan yang membaikkan dirimu, agar engkau menjadi lebih bernilai bagi mereka yang kau layani.

Hanya jika engkau tanpa paksaan dapat memaksa dirimu hanya terlibat dalam yang baik, engkau akan terbebas dari kesulitan yang dialami oleh dia yang belum mengutamakan yang baik baginya.

Kemudian, adikku yang keras kemauannya, …

Kesulitan yang akan kau temui setelah engkau sepenuhnya mengutamakan yang baik, adalah kesulitan yang kau hadapi dalam menjadikan dirimu lebih berguna bagi lebih banyak orang.

Dan,

Janganlah kau sikapi kesulitanmu sebagai gangguan yang harus kau tolerir sementara hanya untuk selamat.

Sesungguhnya jika engkau ikhlas meramahkan hatimu kepada niat-niat Tuhan-mu yang tiada lain kecuali untuk memuliakanmu, engkau akan melihat masalah dan kesulitanmu sebagai penghormatan kepadamu.

Kesulitan adalah rasa yang tak kau sukai dari penghormatan yang seharusnya kau syukuri.

Perhatikanlah,

Masalah adalah sesungguhnya rahmat yang tak kau sukai rasanya, tetapi yang mulia tujuannya.

Maka, anggunkanlah dirimu di hadapan masalah.

Karena, jika engkau gagah menguatkan dirimu sementara hatimu ter-iris oleh rasa kesulitanmu, engkau akan segera dibahagiakan dengan kemudahan yang menjadi hadiahmu karena engkau bersabar dalam kesulitanmu.

Maka,

Tetapkanlah dirimu untuk menggunakan sebaik-baiknya sikap di dalam seburuk-buruknya keadaan.

Engkau kekasih Tuhan.

Tidak mungkin engkau dibiarkan tersiksa dalam kesedihanmu, tanpa rencana yang pasti untuk mengeluarkanmu dari kesulitan, dan tanpa kepastian untuk memuliakanmu karena kesetiaanmu kepada Tuhan.

Setialah kepada Tuhan, agar Tuhan lebih setia dalam menuruti permintaanmu.

………..


Sahabat saya yang mulia hatinya,

Mudah-mudahan tulisan sederhana di atas dapat berlaku ramah dalam mendampingi renungan-renungan Anda mengenai keindahan dari semua kemungkinan masa depan Anda.

Mudah-mudahan Tuhan menyegerakan penyejahteraan dan pembahagiaan Anda dan keluarga terkasih.

Sampai kita bertemu suatu ketika nanti, dan berjabat-tangan, dan berbincang mengenai keindahan dari kebersamaan kita dalam kehidupan yang dimuliakan oleh Tuhan ini.

Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda terkasih.

Loving you all as always,

Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta


Data Foto

Camera Nikon D3s, lensa Nikkor 80-400mm f/4 IS

Seorang sahabat nelayan Indonesia yang super,
bekerja dengan kegembiraan yang tidak dimiliki oleh banyak orang
yang ber-ratus dan ber-ribu kali lebih banyak uangnya.

Kampung Nelayan Cilincing
19 Maret 2010

Shooting MTGW On Location - SAMPAI SUATU MASA

Jika kita lekat memperhatikan, masih ada banyak sekali kebijakan hidup yang bisa kita pelajari dari saudara-saudara kita, yang kesederhanaan hidupnya ditenagai oleh kejujuran dan kepraktisan yang berpihak kepada kebahagiaan.

Marilah kita bekerja bersama memuliakan Indonesia.

Kamis, 22 Juli 2010

Kemajuan Teknologi dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Remaja

Kemajuan Teknologi dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Remaja Dan Masyarakat Bawean


Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi). Kalau dahulu kita mengenal kata pepatah “dunia tak selebar daun kelor”, sekarang pepatah itu selayaknya berganti; dunia saat ini selebar daun kelor, karena cepatnya akses informasi di berbagai belahan dunia membuat dunia ini seolah semakin sempit dikarenakan kita dapat melihat apa yang terjadi di Amerika misalnya, meskipun kita berada di Indonesia.
Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya masyarakat pedesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka.
Hal yang sama terjadi di Bawean. Sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 12 mil di sebelah utara Pulau Jawa ini pun tak luput dari pengaruh kemajuan teknologi (modernisasi) yang melanda belahan dunia saat ini. Banyaknya penduduk pulau Bawean yang tinggal di luar pulau maupun di luar negeri termasuk salah satu dari sekian banyak faktor yang mendukung pesatnya kemajuan teknologi di pulau Bawean ini. Memang, tak dapat di pungkiri bahwa salah satu faktor pendukung kemajuan suatu daerah, terutama daerah terpencil seperti Bawean ini adalah intensitas interaksinya dengan dunia luar/daerah lain.
Bagaimana banyaknya penduduk pulau Bawean yang tinggal di luar pulau terutama luar negeri dikatakan menjadi faktor yang mendukung pesatnya kemajuan teknologi yang ada di pulau Bawean? Hal ini erat kaitannya dengan pendapatan perekonomian masyarakat yang di dapat dari hasil mereka di luar negeri tersebut. Karena, umumnya, mereka yang bekerja di luar negeri, taraf ekonominya relatif meningkat dan secara langsung ataupun tidak langsung menyebabkan perubahan gaya hidup. Dari yang tidak punya televisi menjadi punya televisi lengkap dengan antenna parabola yang dapat menangkap siaran saluran (channel) dari luar negeri, dari yang tidak punya Hand Phone menjadi punya Hand Phone keluaran terbaru sekalipun. Bahkan mereka dapat membeli personal computer (laptop) yang di lengkapi dengan teknologi yang dapat di gunakan untuk mengakses internet secara langsung (wireless). Begitulah asimilasi dan dampaknya terjadi di tengah-tengah masyarakat Bawean saat ini.
Beberapa waktu yang lalu, pesatnya kemajuan teknologi di pulau Bawean semakin semarak dengan masuknya broadband internet dengan akses cepat (Speedy) ke pulau Bawean. Hal ini patut kita syukuri, mengingat begitu cepatnya kemajuan akses informasi saat ini menyebabkan kebutuhan internet adalah niscaya bagi masyarakat Bawean, agar mereka menjadi masyarakat yang tidak ketinggalan informasi. Meskipun hadirnya akses internet cepat (Speedy) di pulau Bawean harus kita syukuri, bukan berarti kita tidak perlu waspada dengan segala dampak yang akan timbul dari masuknya internet ke pulau Bawean tersebut. Karena seperti kata pepatah, tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan adanya akses internet ini, tentu dia membawa dampak yang positif dan juga negatif terhadap kehidupan masyarakat di pulau Bawean, terutama kaum remaja yang nota bene selalu tertarik untuk mencoba hal-hal baru, sedang dari segi psikologis, kondisi kejiwaan mereka merupakan usia yang paling rawan terhadap pengaruh-pengaruh yang datang dari luar. Pertanyaannya sekarang adalah, siapkah masyarakat Bawean dengan adanya kemajuan teknologi yang tak terbendung ini?
Saat ini dapat kita lihat betapa kemajuan teknologi telah mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat Bawean, terutama di kalangan remaja. Saya lebih menekankan dampak teknologi pada kehidupan remaja Bawean dengan alasan merekalah yang lebih dekat dan lebih banyak berinteraksi dengan teknologi seperti televisi, HP, ataupun internet. Dan juga secara pengaruh, merekalah yang paling rentan terkena pengaruh/dampak negatif dari teknologi tersebut. Kalo dulu kita lihat para siswa bersekolah dengan hanya membawa buku-buku pelajaran ataupun alat tulis, kini dapat kita saksikan para siswa berangkat sekolah dengan HP sebagai bawaan wajib mereka. Entah sebetulnya mereka benar-benar membutuhkan HP tersebut sebagai alat komunikasi atau tidak, yang jelas bagi remaja Bawean sekarang, HP merupakan sarana gaul yang mutlak mereka miliki. Semakin bagus HP yang mereka punya, semakin merasa gaul dan percaya dirilah mereka (walaupun mungkin mereka tidak tahu bagaimana cara menggunakan fitur-fitur canggih yang mereka punya di HP mereka).
Dari mana para remaja itu memperoleh HP tersebut? Dapat di pastikan, mereka memperolehnya dari orang tua mereka masing-masing. Mayoritas para remaja di Bawean, orang tuanya bekerja di luar negeri seperti Malaysia atau Singapura. Dan umumnya, para orang tua itu merasa bangga bisa memenuhi segala kebutuhan dan permintaan anaknya tanpa mereka memperhatikan dampak yang akan timbul dari apa yang mereka para orang tua berikan pada anak. Itulah ungkapan kasih sayang orang tua yang mungkin cara penyampaiannya kurang tepat. Dengan memberi anak mereka HP keluaran terbaru, misalnya, mereka merasa telah berhasil sebagai orang tua, tanpa mereka pertimbangkan, akan di gunakan untuk apa HP tersebut oleh anak-anak mereka?
Memberikan alat komunikasi seperti HP kepada anak, sesungguhnya bukan hal yang salah, karena dengan HP tersebut, mungkin orang tua berharap komunikasi dengan sang anak lebih mudah dan lancar, akan tetapi, hal tersebut menjadi boomerang ketika ternyata HP tersebut disalah gunakan oleh anak untuk hal-hal yang negatif seperti menyimpan foto-foto ataupun video porno dan juga di gunakan sebagai alat yang memperlancar komunikasi dengan lawan jenis untuk hal-hal yang kurang bermanfaat seperti pacaran, sehingga dengan HP tersebut berdampak negatif pada anak seperti terjadinya pergaulan bebas, seks di luar nikah dan menurunnya prestasi belajar bahkan juga bisa terjadi anak mengambil uang ataupun barang berharga milik orang tuanya tanpa izin hanya untuk membeli pulsa. Karena itu, orang tua hendaknya benar-benar mempertimbangkan matang-matang segala dampak yang akan timbul sebelum memutuskan untuk memberikan HP ataupun benda-benda lain yang sekiranya berdampak negatif terhadap perkembangan anaknya.
Ketika memutuskan untuk memberikan HP kepada anak, alangkah baiknya orang tua juga mengawasi dan mengarahkan anak agar anak tidak lepas kontrol dalam menggunakan HP. Tidak ada salahnya sewaktu-waktu kita memeriksa HP anak untuk mengetahui isi yang ada di dalamnya dengan meminta ijin anak terlebih dahulu. Karena dengan meminta ijin, anak akan merasa dihargai dan itu memberikan pengaruh yang besar terhadap pribadinya dan juga membentuk kesan positif dalam diri mereka tentang pribadi kita sebagai orang tua. Ketika kita dapati mungkin ada video porno di HP anak, jangan langsung bersikap menghakimi dan menghukum layaknya seorang polisi, akan tetapi alangkah baiknya kita tanyakan kepada anak darimana dia mendapat video itu dan untuk apa dia menyimpannya. Apapun jawaban anak, orang tua tidak boleh bersikap menghakimi dan menyalahkan anak, apalagi memarahi anak dan berlaku ringan tangan. Akan tetapi kita ajak anak berdiskusi/sharing mengenai hal tersebut, apa hal itu bermanfaat dan apa dampaknya bagi anak, dan jangan lupa, ketika berdiskusi, kita juga harus mendengarkan pendapat anak dan memberikan pengarahan yang tepat. Karena apapun alasannya, kekerasan tidak menyelesaikan masalah, sekali kita berlaku kasar apalagi main tangan terhadap anak kita, sesungguhnya kita telah menorehkan luka dihatinya, yang sampai kapanpun luka itu tidak akan pernah sembuh dan akan terus membekas di sanubarinya.
Selain HP, kemajuan teknologi di Bawean juga di tandai dengan masuknya akses internet, internet saat ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Lewat internet, mereka bisa mengakses segala informasi dari seluruh dunia. Tentu tak semua informasi yang disajikan adalah informasi yang layak di akses oleh remaja. Karena terkadang lewat internet mereka dapat dengan bebas menyaksikan segala hal yang berbau pornografi dan pornoaksi yang memang dapat di akses dengan mudah di dunia maya (internet). Hal ini tentu menimbulkan efek yang kurang baik bagi perkembangan kepribadian remaja. Dari yang semula mereka merasa tabu tentang seks, sampai akhirnya mereka melihat seksualitas yang di obral di internet tanpa pengarahan serta bimbingan yang tepat dan mereka merasa penasaran bahkan mencobanya. Karena itu, tak heran jika saat ini pergaulan remaja di Bawean menjadi sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat terutama para orang tua.
Televisi, juga merupakan produk modernisasi yang memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan dan perubahan nilai-nilai di masyarakat. Khususnya masyarakat Bawean. Banyak orang meniru gaya hidup dari publik figur yang mereka saksikan lewat televisi. Model baju selebritis terbaru, model potongan rambut terbaru, bahkan juga tak jarang meniru tingkah laku para selebritis yang mereka lihat lewat televisi, tanpa peduli apakah gaya hidup selebritis ataupun publik figur yang mereka tiru dan mereka jadikan sebagai role model itu sesuai dengan kondisi dan situasi dimana mereka tinggal atau tidak. Hal ini juga melanda kalangan remaja, dimana memang pada masa ini adalah masa dimana mereka para remaja mencari sesuatu yang dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja, serta menjadikan role modelnya itu sebagai identitasnya. Tak heran jika kita dapati banyak para remaja di Bawean meniru gaya para selebritis idola mereka, dari mulai gaya rambut, gaya berbusana, bahkan gaya pacaran para artis yang mereka saksikan lewat televisi.
Sebagai orang tua, seharusnya mengerti kondisi kejiwaan anak, terutama anak remaja. Menurut para ahli psikologi masa remaja merupakan masa yang paling rentan dalam perkembangan kejiwaan anak. Pada usia remaja ini, anak telah meninggalkan usia kanak-kanak dimana mereka tidak dapat disebut lagi sebagai anak kecil, tapi juga belum bisa di terima dalam kelompok orang dewasa. Pada masa ini anak telah mulai mencari-cari siapa dirinya sebenarnya (looking for identity/Identity formation), berusaha untuk menemukan kelompok atau teman-teman yang mau mengakui kemampuan dan menghargai dirinya dan telah mulai memiliki minat terhadap lawan jenis (minat seksual). Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, dan bisa saja dalam proses pencarian jati diri itu remaja tersebut melalui jalan yang benar atau jalan yang salah. Apabila remaja gagal dalam mengembangkan rasa identitasnya, maka remaja akan kehilangan arah, bagaikan kapal yang kehilangan kompas, dan itu akan berdampak tidak baik terhadap perkembangan kepribadiannya dimasa yang akan datang. Itulah kenapa, masa remaja adalah masa yang paling rawan terhadap pengaruh yang datang dari luar. Baik pengaruh positif ataupun pengaruh negatif, disinilah peran sebagai orang tua di butuhkan untuk dapat membimbing dan mengarahkan anak remaja agar tidak kehilangan kontrol dirinya (self control).
Seyogyanya pula sebagai orang tua, selalu memantau perkembangan anak, dengan tanpa mengekang kreatifitas ataupun dunia anak. Karena anak memiliki dunianya sendiri, dimana mereka tinggal dengan segala imajinasi dan juga teman-teman yang mereka miliki. Tugas orang tua lah mendidik dan mengarahkan agar nanti dunia anak kita tidak hanya menjadi dunia yang dipenuhi dengan kegelapan, tapi juga dunia yang diwarnai dengan keceriaan dan kebahagiaan serta dunia dimana mereka menilai citra dirinya (image of self) secara positif dan memiliki rasa percaya diri (self esteem).
Sekarang ini, akibat produk modernisasi seperti televisi, HP ataupun internet, kita dapat melihat bahwa tak ada bedanya gaya hidup masyarakat kota dengan masyarakat desa. Budaya barat yang dahulu hanya di adaptasi dan di tiru oleh masyarakat kota, dengan adanya kemajuan teknologi juga telah melanda masyarakat di pedesaan. Budaya tolong menolong yang dahulu lekat dengan masyarakat desa, lambat laun berkurang meski tidak hilang sama sekali, berganti dengan budaya individualistik. Budaya santun dan lugu yang juga menjadi ciri khas masyarakat pedesaan perlahan mulai pudar dan berganti dengan budaya urakan yang dengan bangga mereka sebut dengan istilah gaul.
Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari. Akan tetapi, kita dapat melakukan tindakan yang bijaksana terhadap diri kita sendiri, keluarga dan juga masyarakat luas agar kemajuan teknologi yang semakin dahsyat ini tidak sampai menggeser jati diri kita sebagai manusia yang memiliki norma dan juga nilai-nilai pekerti yang luhur. Bagaimanapun, sebagai anggota masyarakat, dan terutama sebagai orang tua, kita harus melakukan suatu tindakan representative dan preventif, agar semaksimal mungkin dapat mencegah pengaruh negatif teknologi terhadap anak-anak kita khususnya kaum remaja yang merupakan generasi emas yang akan menjadi penerus perjuangan kita membentuk bangsa yang berakhlak dan berbudaya di masa yang akan datang. (Jakarta, 28 agustus 2008)

Media Bawean, 13 September 2008

BY: RAUDHAH EL-JANNAH RAHEEM ULHAQUE S.Pd.I